Presiden Mikronesia "Pulang Kampung" ke Indonesia: Temui Jokowi, Tingkatkan Kerjasama - Plangkan

Breaking

Rabu, 18 Juli 2018

Presiden Mikronesia "Pulang Kampung" ke Indonesia: Temui Jokowi, Tingkatkan Kerjasama


Presiden Joko Widodo pada 18 Juli 2018 menerima kunjungan kenegaraan Presiden Federasi Mikronesia, Peter Martin Christian, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Kunjungan Presiden Mikronesia ke Indonesia ini akan dilanjutkan dengan serangkaian agenda kunjungan ke Kota Bandung dan Kota Ambon.

Dalam pernyataan pers bersama selepas pertemuan bilateral, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa menjadi kehormatan tersendiri bagi Indonesia untuk menerima kunjungan pertama Presiden Christian ke Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Presiden. Sebab, Indonesia diketahui memiliki tempat tersendiri bagi Presiden Mikronesia yang mulai menjabat tahun 2015 lalu itu.

"Indonesia merupakan negara yang tidak asing bagi Presiden Christian. Beliau memiliki darah keturunan Indonesia yaitu keturunan Maluku generasi ketiga di Mikronesia," ujar Presiden Jokowi.

Oleh karenanya, dalam kunjungannya ini, Presiden Christian juga diagendakan untuk mengunjungi Ambon yang diakui sendiri olehnya sebagai tanah kelahiran nenek moyang beliau.

"Dalam kunjungan ke Indonesia ini beliau juga akan pulang kampung ke Ambon. Ini merupakan bukti bahwa ikatan antarmasyarakat kedua negara sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu," tutur Jokowi.

Atas kesempatan tersebut, Presiden Christian menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan bahwa kunjungannya ke Indonesia ini, selain dalam kapasitasnya sebagai presiden, merupakan kunjungannya sebagai peziarah ke tanah nenek moyang.

"Bapak Presiden, saya ingin mengucapkan terima kasih atas upayanya yang memungkinkan saya mengunjungi Ambon, tanah nenek moyang kami. Sebagai tambahan dari kunjungan saya sebagai presiden, ini juga merupakan kunjungan saya dalam kapasitas sebagai peziarah ke tanah nenek moyang," ucap Presiden Christian.

Sejak dibukanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Federasi Mikronesia pada tahun 1991 lalu, hubungan bilateral kedua negara berjalan dengan baik. Kunjungan Presiden Mikronesia, Peter Martin Christian, yang memiliki darah keturunan Maluku ke Indonesia disebut Presiden Joko Widodo merupakan momentum baru bagi peningkatan hubungan kedua negara.



Sebagai sesama negara di Pasifik, Indonesia dan Federasi Mikronesia memiliki kesamaan. Keduanya diketahui sebagai negara kepulauan dengan Mikronesia yang memiliki 600 pulau dan Indonesia dengan 17 ribu pulaunya. Atas dasar kesamaan itu, dalam pertemuan bilateral yang dilakukan Presiden Jokowi dan Presiden Christian, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang maritim dan peningkatan konektivitas antarpulau.

"Indonesia menawarkan pesawat N-219 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia untuk dapat digunakan sebagai pesawat angkut antarpulau. Presiden Christian besok akan berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia di Bandung," tutur Jokowi.

Sementara itu, di bidang ekonomi, keduanya juga sepakat untuk lebih mempererat interaksi antara pengusaha kedua negara. Secara khusus Presiden Joko Widodo memberikan undangan kepada para pengusaha Federasi Mikronesia untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2018 pada bulan Oktober mendatang.

"Untuk mendekatkan hubungan kedua negara, Indonesia berniat menunjuk konsul kehormatan untuk Federasi Mikronesia," imbuh Presiden RI.

Adapun untuk melekatkan hubungan antara masyarakat kedua negara, Indonesia juga menawarkan beasiswa, pertukaran pelajar, dan kerja sama pembangunan di berbagai bidang. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo tak lupa menyampaikan apresiasi bagi Federasi Mikronesia atas komitmen dan dukungannya bagi Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Terkait hal ini, kedua negara berkomitmen kuat untuk mempererat kerja sama dalam berbagai forum internasional.